Sejarah penulisan al-Qur'an
Abstrak Semakin hari, pengkajian al-Qur’an selalu menjadi sesuatu yang paling diminati, dari kajian naskahnya atau teks al-Qur’an. Entah itu dari bacaan, penyalinan, dan juga penulisan. Penulisan Al-Qur’an pada saat itu menjadi sesuatu yang diwajibkan, karena pada saat itu keadaan perang yang melibatkan para tentara muslim yang juga seorang penghafal al-Qur’an banyak yang gugur pada saat peperangan, Rasulullah SAW sangat menyayangkan gugurnya para syuhada pada saat itu, akan tetapi itu bukan kewenangan beliau tuk meminta hal seperti kepada Allah. Dari situ membuat Rasulullah menjadi berpikir untuk menulis al-Qur’an agar anak cucunya masih bisa menggunakan al-Qur’an seperti yang dipelajari oleh beliau. Dengan alat seadanya beliau memerintahkan kepada para sahabat pilihan agar menulis kembali ayat suci yang telah dihafalkan mereka. Setelah Nabi wafat barulah, semua ayat-ayat suci al-Qur’an yang pernah ditulis oleh ribuan sahabat nabi dikumpulkan dan dibukukan pada masa ...